• SMP NEGERI 1 BANTARSARI
  • Where Tomorrow's Leaders Come Together

Koramil Kawunganten Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan untuk Siswa SMP Negeri 1 Bantarsari

SMP Negeri 1 Bantarsari mengadakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang dibimbing langsung oleh personel Koramil Kawunganten pada Rabu, 3 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan siswa yang merupakan pengurus OSIS dan calon pemimpin organisasi siswa periode mendatang.

Program LDKS merupakan bentuk kerja sama antara SMP Negeri 1 Bantarsari dengan TNI AD, khususnya Koramil Kawunganten, dalam upaya membentuk karakter kepemimpinan yang kuat di kalangan generasi muda. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan memiliki jiwa kepemimpinan, disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan yang tinggi.

Tujuan Kegiatan

Latihan dasar kepemimpinan ini memiliki beberapa tujuan penting yang hendak dicapai. Kegiatan ini dirancang untuk membentuk karakter siswa menjadi pemimpin yang berjiwa Pancasila, meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam mengemban tugas organisasi, membangun kekompakan dan kerja sama tim, serta menanamkan nilai-nilai bela negara dan cinta tanah air.

Danramil Kawunganten dalam sambutannya menyatakan bahwa generasi muda adalah aset bangsa yang harus dipersiapkan dengan matang. "Kalian adalah calon pemimpin masa depan. Melalui latihan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kejujuran, dan semangat juang yang tinggi," ujarnya.

Rangkaian Kegiatan LDKS

Kegiatan LDKS berlangsung seharian penuh, dimulai dari pukul 06.00 WIB hingga 16.00 WIB dengan berbagai materi dan praktik langsung.

Upacara Pembukaan LDKS dibuka dengan upacara bendera yang dipimpin oleh Danramil Kawunganten. Seluruh peserta mengenakan seragam lengkap dan berbaris dengan tertib. Upacara pembukaan ini sekaligus menjadi penilaian awal terhadap kedisiplinan dan kesiapan peserta.

Peraturan Baris-Berbaris (PBB) Materi pertama yang diberikan adalah Peraturan Baris-Berbaris. Dipandu oleh beberapa anggota Koramil, siswa-siswi belajar berbagai gerakan dasar PBB seperti sikap sempurna, istirahat di tempat, hadap kanan-kiri, jalan di tempat, dan berbagai formasi barisan.

Meskipun cuaca cukup panas, para peserta menunjukkan semangat yang tinggi. Mereka dengan tekun mengikuti setiap instruksi yang diberikan oleh instruktur. Beberapa gerakan harus diulang berkali-kali hingga seluruh peserta dapat melakukannya dengan kompak dan seragam.

"Awalnya sulit, tapi lama-kelamaan seru juga. Kami belajar untuk kompak dan mendengarkan instruksi dengan baik," ungkap salah seorang peserta.

Materi Kepemimpinan Setelah istirahat, peserta mengikuti sesi materi kepemimpinan yang disampaikan di dalam ruangan. Instruktur menjelaskan tentang pengertian kepemimpinan, tipe-tipe pemimpin, tugas dan tanggung jawab seorang pemimpin, serta cara mengambil keputusan yang tepat.

Dalam materi ini, siswa juga diajarkan tentang pentingnya komunikasi yang efektif, bagaimana memotivasi anggota tim, dan cara menyelesaikan konflik dalam organisasi. Para peserta tampak antusias dan aktif bertanya serta berdiskusi mengenai berbagai kasus kepemimpinan yang mungkin mereka hadapi di organisasi sekolah.

Outbound dan Team Building Sesi outbound menjadi bagian yang paling dinanti oleh peserta. Berbagai permainan dan tantangan dirancang untuk melatih kekompakan, kepercayaan, dan kemampuan pemecahan masalah secara berkelompok.

Beberapa permainan yang dilakukan antara lain:

  • Estafet bambu, di mana setiap kelompok harus membawa bambu panjang tanpa menjatuhkannya
  • Flying fox mini yang melatih keberanian dan kepercayaan diri
  • Permainan memindahkan air dengan metode berantai yang melatih kerja sama
  • Puzzle raksasa yang harus diselesaikan dalam waktu terbatas
  • Blind walk, di mana peserta harus dipandu dengan mata tertutup untuk melatih kepercayaan antar anggota tim

Melalui permainan-permainan ini, siswa belajar pentingnya komunikasi, koordinasi, dan saling mendukung dalam mencapai tujuan bersama.

Materi Wawasan Kebangsaan Personel Koramil juga menyampaikan materi tentang wawasan kebangsaan dan bela negara. Siswa diberikan pemahaman tentang sejarah perjuangan bangsa Indonesia, pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan, serta ancaman terhadap keutuhan NKRI di era modern.

Materi ini juga membahas tentang bahaya radikalisme, intoleransi, narkoba, dan berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini. Siswa diajak untuk menjadi agen perdamaian dan menjaga nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Tata Upacara Bendera Peserta juga mendapatkan pelatihan tentang tata cara pelaksanaan upacara bendera yang baik dan benar. Mereka belajar tentang posisi petugas upacara, tata cara pengibaran dan penurunan bendera, serta etika dalam mengikuti upacara.

Simulasi Kepemimpinan

Salah satu sesi yang menarik adalah simulasi kepemimpinan di mana peserta dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok diberikan skenario masalah yang harus diselesaikan secara bersama-sama. Mereka harus menunjuk seorang ketua yang akan memimpin diskusi dan mengambil keputusan.

Simulasi ini memberikan gambaran nyata tentang tantangan yang akan dihadapi saat memimpin sebuah organisasi. Instruktur memberikan penilaian terhadap kemampuan komunikasi, pengambilan keputusan, dan cara pemimpin mengelola timnya.

Evaluasi dan Refleksi

Menjelang akhir kegiatan, dilakukan sesi evaluasi dan refleksi. Setiap peserta diminta untuk menyampaikan pengalaman dan pelajaran yang didapat selama mengikuti LDKS. Banyak siswa yang mengaku mendapat pengalaman berharga dan perspektif baru tentang kepemimpinan.

"Saya belajar bahwa menjadi pemimpin itu tidak mudah. Kita harus bisa mendengarkan, mengambil keputusan, dan bertanggung jawab. Saya juga belajar pentingnya kerja sama tim," ujar salah seorang peserta dari pengurus OSIS.

Peserta lainnya menambahkan, "Pelatihan PBB mengajarkan saya tentang kedisiplinan dan ketepatan waktu. Ini akan sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya di organisasi."

Upacara Penutupan dan Penyerahan Sertifikat

Kegiatan LDKS ditutup dengan upacara penutupan dan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta. Dalam amanatnya, Danramil Kawunganten mengapresiasi semangat dan antusiasme para peserta selama mengikuti kegiatan.

"Kalian telah menunjukkan semangat yang luar biasa. Saya berharap ilmu dan pengalaman yang kalian dapatkan hari ini dapat diterapkan dalam organisasi sekolah dan kehidupan sehari-hari. Jadilah pemimpin yang amanah, jujur, dan peduli terhadap sesama," pesannya.

Kepala SMP Negeri 1 Bantarsari yang turut hadir dalam upacara penutupan menyampaikan terima kasih kepada Koramil Kawunganten atas dukungan dan bimbingannya. "Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pengembangan karakter siswa kami. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut di masa mendatang," ujarnya.

Komitmen Peserta

Setelah mengikuti LDKS, para peserta membuat komitmen bersama untuk menerapkan nilai-nilai yang telah dipelajari. Mereka berjanji untuk lebih disiplin, meningkatkan kinerja organisasi, menjaga nama baik sekolah, dan menjadi teladan bagi siswa lainnya.

Pengurus OSIS yang baru terpilih menyatakan bahwa pengalaman LDKS ini akan menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. "Kami akan berusaha menerapkan semua yang telah kami pelajari untuk memajukan OSIS dan sekolah kami," tegasnya.

Apresiasi dari Sekolah

Pihak sekolah memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Guru pembina OSIS menyatakan bahwa dampak positif dari LDKS dapat langsung terlihat dari perubahan sikap dan semangat para peserta.

"Siswa-siswa menjadi lebih tertib, lebih percaya diri, dan lebih memahami tanggung jawab mereka sebagai pengurus organisasi. Ini adalah investasi jangka panjang untuk membentuk pemimpin masa depan," ungkap guru pembina OSIS.

Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan yang dilaksanakan oleh Koramil Kawunganten di SMP Negeri 1 Bantarsari telah berlangsung dengan sukses. Para siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis tentang kepemimpinan, tetapi juga pengalaman praktis yang sangat berharga. Semoga jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan yang telah ditanamkan dapat terus tumbuh dan berkembang, sehingga melahirkan generasi pemimpin yang berkarakter dan bertanggung jawab bagi bangsa dan negara.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
PESANTREN RAMADHAN SMP NEGERI 1 BANTARSARI

Membangun Karakter Islami Siswa di Bulan Suci Bantarsari – SMP Negeri 1 Bantarsari kembali menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadhan yang berlangsung selama empat hari, mulai

09/03/2026 19:09 - Oleh Administrator - Dilihat 19 kali
Semarak 28 Tahun SMP Negeri 1 Bantarsari: Menebar Sehat, Berbagi Berkah

BANTARSARI – Suasana ceria menyelimuti SMP Negeri 1 Bantarsari pada Kamis, 29 Januari 2026. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (Dies Natalis) yang ke-28, sekolah ini men

31/01/2026 14:00 - Oleh Administrator - Dilihat 86 kali
Polsek Bantarsari Gelar Pelatihan Keselamatan untuk Siswa SMP Negeri 1 Bantarsari

Polsek Bantarsari mengadakan kegiatan pelatihan keselamatan sekolah yang diikuti oleh para siswa SMP Negeri 1 Bantarsari. Program ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mening

12/01/2026 14:20 - Oleh Administrator - Dilihat 63 kali
Peringatan Isra Mi'raj 1446 H di SMP Negeri 1 Bantarsari: Memaknai Perjalanan Spiritual Rasulullah SAW

SMP Negeri 1 Bantarsari menggelar peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah pada Jumat, 10 Januari 2026. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidi

10/01/2026 10:20 - Oleh Administrator - Dilihat 91 kali
Pemilihan Ketua OSIS 2025/2026 SMP Negeri 1 Bantarsari: Ajang Demokrasi Siswa yang Meriah

SMP Negeri 1 Bantarsari menggelar pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) periode 2025/2026 dengan penuh antusiasme. Kegiatan yang berlangsung secara demokratis ini menjad

28/10/2025 12:30 - Oleh Administrator - Dilihat 74 kali